Tag Archives: Kemenhub

citilink-note7-20-01-640

Koreksi Cepat Kesalahan Imbauan Citilink: Contoh Manajemen Yang Responsif

Kesalahan imbauan mengenai penggunaan perangkat eletronik khususnya Galaxy Note 7 yang terjadi di situs Citilink sudah di koreksi, diganti dengan himbauan yang tidak lagi ambigu dan menggunakan referensi yang sesuai sebagai maskapai penerbangan Indonesia.

citilink-note7-20-01
Imbauan oleh Citilink khusus Samsung Galaxy Note 7 yang telah dikoreksi dan diterbitkan hari ini (28 September)

Koreksi yang digunakan oleh Citilink antara lain adalah:

  • Status diubah dari imbauan menjadi larangan
  • Koreksi butir kedua dari “Tidak diperkenankan menyimpan perangkat ini dalam bagasi kabin pesawat” (yang salah dan ambigu) menjadi “Tidak diperkenankan menyimpan perangkat ini dalam bagasi tercatat (checked baggage)
  • Mengubah acuan dari pengumuman FAA ke surat edaran Kemenhub tanggal 13 September 2016 (SE 18 / 2016)
  • Mengubah “himbauan” menjadi imbauan sesuai KBBI (dimana saya sendiri juga salah di artikel sebelumnya)

citilink-note7-13-1329Saya sendiri cukup cerewet kemarin kepada Citilink di Twitter dan Facebook setelah menulis artikel kemarin karena menurut saya tidaklah fair jika sayapun tidak memberi tahu mereka atas kesalahan tersebut. Pemberitahuan sayapun ditanggapi dengan baik oleh tim sosmed Citilink.

Namun di Facebook beberapa kawan saya juga mengimbau pihak Citilink mengenai kesalahan yang terjadi.

citilink-note7-12-1326Langkah² yang sudah diambil Citilink secara online:

  1. Penghapusan imbauan yang salah di halaman Facebook resmi Citilink (kemarin malam)
  2. Penghapusan tweet yang memuat imbauan yang salah tersebut di Twitter resmi Citilink (kemarin malam)
  3. Pengubahan gambar imbauan di halaman depan situs Citilink ke versi yang benar (kemarin malam masih ada tetapi siang ini sudah tidak ada).

Tim Sosmed tidak ngeyel atau mencari pembenaran kesalahan yang terjadi dan mungkin mereka membutuhkan keputusan untuk menarik imbauan² yang versi salah. Reaction Time yang sekitar 6 jam memang belum ideal, namun sudah cukup cepat di dunia penerbangan Indonesia berdasarkan pengalaman saya. Saya sendiri sempat sedikit putus asa tadi malam ketika melihat imbauan yang salah masih tertayang di halaman web Citilink, namun 24 jam setelah pemberitahuan versi yang telah dikoreksi sudah menggantikan yang salah.

Yang paling impressive buat saya adalah koreksi acuan yang dilakukan oleh Citilink dari pengumuman FAA ke surat edaran Kemenhub, untuk imbauan² dan materi² imbauan mengenai Samsung Galaxy Note 7 yang diterbitkan setelah 13 September 2016. Ini baru namanya maskapai penerbangan Indonesia!

Koreksi oleh Citilink ini menurut saya patut mendapat pujian, membuat kesalahan adalah manusiawi, dan ketika sadar akan terjadinya kesalahan maka langkah² korektif langsung diambil untuk mencegah akibat² yang tidak diinginkan. Sifat inilah yang seharusnya diambil oleh sebuah maskapai penerbangan terutama dalam aspek keselamatan, dimana kesalahan² yang terjadi harus diperbaiki, bukan dihukum atau ditutup-tutupi. Terima Kasih Citilink!

citilink-note7-11

Did Citilink just told people to put Galaxy Note 7 in checked baggage?

With all the attention given to the Galaxy Note 7, advisories regarding its handling for airlines require advisories that are clear and consistent for the sake of safety. Many Indonesian airlines have issued advisories/guidelines/rules regarding the Galaxy Note 7, and are mostly clear and consistent. However, this morning I was shocked when someone sent me the following picture, that includes a fatal error.

citilink-note7-01

Safety Advisory for all Samsung Galaxy Note 7 Users:

  • Do not activate and/or charge the battery of the device while on board the aircraft.
  • Do not stow the device in your baggage in the cabin
  • Report to the crew when when you have problems with the device (excessive heat, smoke, missing, fallen from your seat).
What’s wrong with this?

Have a look at the second point:

  • Do not stow the device in your baggage in the cabin

where is the problem? The use of the phrase “baggage in the cabin” in English is clear enough, but in Indonesian the context can be ambiguous as it means I am not allowed to stow it in a bag in the cabin, which means I have to carry it with me, or it gets stowed in my baggage that is not in the passenger cabin (ie: checked baggage that goes in the hold).

In the advisory, Citilink quoted the FAA’s statement on the Galaxy Note 7:

In light of recent incidents and concerns raised by Samsung about its Galaxy Note 7 devices, the Federal Aviation Administration strongly advises passengers not to turn on or charge these devices on board aircraft and not to stow them in any checked baggage.

So if the FAA tells people to not stow them in any checked baggage, why does Citilink tell people to not stow it in the cabin (which means stowing it in the luggage hold if you’re not carrying the phone)?

Language issue gone bad?

In my opinion, this “inconsistency” comes from a chronic problem in understanding or translating English into Indonesian, which is an industry wide problem in aviation (and one that is hard to correct because when it comes to English, the “senior is always right” culture is quite strong). The advisory is also displayed at the airline’s web homepage:

citilink-note7-10

Ironically, the running text also contains the correct version of the advisory on the Galaxy Note 7:

Demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan bersama  Citilink Indonesia mengimbau kepada seluruh penumpang untuk menonaktifkan seluruh peralatan elektronik, terutama Samsung Galaxy Note 7, dan tidak melakukan pengisian baterai selama penerbangan, serta tidak memasukkannya ke dalam bagasi.

Translated, it means:

In the interest of safety and security, Citilink Indonesia advises passengers to switch off all eletronic devices, especially the Samsung Galaxy Note 7, and to not charge batteries, during flight, and to not stow them in your baggage.

Baggage, in the absence of other words, normally means, checked baggage.

So now we have conflicting advisories on the SAME WEBPAGE!

citilink-note7-11

For those interested, the Directorate General of Civil Aviation (DGCA) issued a circular on the first working day after the FAA statement (the Monday being the Eid-Al-Adha holiday), which, while in Indonesian, stated correctly that lithium batteries, power banks, and Samsung Galaxy Note 7, should not be stowed in checked luggage.

se18-2016-note7-2

se18-2016-note7-1

There is no ambiguity in the circular. However, the erroneous version issued by Citilink only started appearing today (27 September). Surely it would be better for Citilink to refer to the DGCA circular which is not in error rather than mistranslating the FAA statement. It would be wise for Citilink to expeditiously remove all erroneous advisories on this matter to prevent misunderstandings out on the field that could have fatal consequences, and to replace them with correct, consistent, and unambigious revised advisory, as soon as possible.

Pertanyaan saya sekarang adalah akankah himbauan Citilink tersebut diubah agar selaras dengan surat edaran Kementerian Perhubungan dan FAA? Menurut saya, kalau mengutip himbauan FAA saja tidak benar, sebaiknya dasar acuan himbauan maskapai ini diubah dari FAA ke Kemenhub daripada bikin bingung dan mungkin malah malu²in. Yang pasti himbauan yang ambigu dan berpotensi mengakibatkan kesalahan fatal dilapangan, harus diganti dengan yang konsisten dan tidak ambigu secepatnya!

citilink-note7-11

Himbauan ambigu fatal Citilink mengenai Samsung Galaxy Note 7 butuh diganti secepatnya

Rame² masalah Galaxy Note 7 ini memerlukan himbauan yang jelas dan konsisten demi keselamatan bersama. Banyak maskapai² Indonesia yang menerbitkan himbauan mengenai Galaxy Note 7, dan rata² benar. Namun pagi ini saya dikagetkan dengan kiriman gambar berikut yang terdapat sebuah kesalahan fatal:

citilink-note7-01

Ada yang tahu ini salahnya apa?
  • Apakah karena mengacu ke FAA dan bukan ke Kemenhub? OK, ini memang masalah tetapi bukan yang saya ingin utarakan di artikel ini.
  • Apakah masalah himbauan yang seharusnya menjadi larangan? Bukan itu juga.
Jadi apa dong?

Coba lihat butir kedua himbauan tersebut:

“Tidak diperkenankan menyimpan perangkat ini dalam bagasi kabin penumpang”

Masalahnya dimana? Penggunaan kata “bagasi kabin penumpang” sedikit berpotensi ambigu, namun pengertian saya adalah saya tidak diperkenankan menyimpan perangkat ini dalam tas di kabin penumpang. Artinya, harus saya bawa diluar tas saya, atau saya masukan ke bagasi yang tidak berada di kabin penumpang.

Ini kok jadi aneh yah? Citilink menggunakan edaran FAA sebagai sumber. Edaran FAA tersebut menyatakan:

In light of recent incidents and concerns raised by Samsung about its Galaxy Note 7 devices, the Federal Aviation Administration strongly advises passengers not to turn on or charge these devices on board aircraft and not to stow them in any checked baggage.

Lha, FAA sendiri menghimbau agar penumpang tidak menyimpan Galaxy Note 7 di bagasi yang di check-in, alias tidak masuk di bagasi yang tidak berada di kabin penumpang. Kok Citilink malah menganjurkan agar tidak menyimpan perangkat ini di bagasi kabin penumpang (artinya, disuruh masukin di bagasi yang tidak berada di kabin penumpang).

KOK BISA?

Ini menurut saya merupakan masalah pengertian Bahasa Inggris yang cukup fatal. Di situs Citilink, himbauan ini juga dipasang.

citilink-note7-10

Anehnya, disitu ada tertulis running text himbauan mengenai Galaxy Note 7, dimana tertulis:

Demi menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan bersama  Citilink Indonesia mengimbau kepada seluruh penumpang untuk menonaktifkan seluruh peralatan elektronik, terutama Samsung Galaxy Note 7, dan tidak melakukan pengisian baterai selama penerbangan, serta tidak memasukkannya ke dalam bagasi.

Nah, ini baru konsisten dengan himbauan dari FAA (dan Kemenhub).

LHA KOK BEDA SAMA YANG GAMBAR DI HALAMAN SITUS YANG SAMA?

citilink-note7-11

Saya pribadi ingin tahu sebenernya, Citilink ini maskapai Indonesia atau maskapai Amerika Serikat? Bukankan maskapai Indonesia harusnya patuh terhadap peraturan Indonesia dan bukan peraturan negara lain? Mungkin akan ada yang mengeles bahwa “waktu itu kan yang ngeluarin FAA duluan, abis itu baru diikuti oleh Kemenhub.” OK baiklah, memang benar, Kemenhub baru mengeluarkan surat edaran mengenai Galaxy Note 7 ini pada hari kerja pertama setelah FAA mengeluarkan himbauannya (maklum, waktu itu memang long weekend Idul Adha). Apa sih isi edaran Kemenhub tersebut?

se18-2016-note7-2

se18-2016-note7-1

Kita lihat edaran tersebut menggunakan bahasa yang tidak ambigu, dimana edaran meminta dengan sangat untuk tidak menempatkan baterai lithium, power bank, dan Samsung Galaxy Note 7 dalam bagasi tercatat (checked baggage).

Pertanyaan saya sekarang adalah akankah himbauan Citilink tersebut diubah agar selaras dengan surat edaran Kementerian Perhubungan dan FAA? Menurut saya, kalau mengutip himbauan FAA saja tidak benar, sebaiknya dasar acuan himbauan maskapai ini diubah dari FAA ke Kemenhub daripada bikin bingung dan mungkin malah malu²in. Yang pasti himbauan yang ambigu dan berpotensi mengakibatkan kesalahan fatal dilapangan, harus diganti dengan yang konsisten dan tidak ambigu secepatnya!